Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2020

Sembilan Purnama di Negeri Seribu Cahaya

Gambar
Time flies so fast , ternyata sudah sembilan purnama berada di tanah perantauan. Sepertinya baru kemarin saya berangkat dari kampung halaman dengan diantar kedua orang tua di Stasiun Jember menuju Jakarta. Bukan hal yang mudah, melepas mereka di stasiun jember saat itu karena notobene anak semata wayang macam saya ini. Tapi karena sudah mendapat restu dari mereka untuk melanjutkan studi di negeri Ali Jinnah, saya putuskan untuk segera berangkat. Saat kereta yang saya tumpangi menuju jakarta sudah beranjak, satu pesan yang saya ingat dari Kyai Hasan “Nilai Akademik itu penting, tapi itu tidak cukup, imbangi dengan terjun ke organisasi, karaktermu akan terbentuk disitu”. Cukup terngiang di pikiran saya sampai saat ini, karena bukan hanya tutur kata dari kyai namun juga do’a. Selain itu, Beliau juga menuturkan “Jangan lupa untuk memperbanyak baca di perpustakaan, jangan hanya diam tanpa target”. Pesan yang terakhir menyiratkan bahwa sebagai seorang akademisi tidak boleh lepas dari memba...

Di Ujung Jalan Aku Kembali

Gambar
Di ujung jalan ku kembali ke pangkuan-Nya  Mengharap segala ampunan dari salah dan dosa yang kulakukan  Aku malu, Dia selalu beri nikmat dan karunia-Nya Namun, aku membalasnya dengan perbuatan yang dilarang oleh-Nya Di ujung jalan, akhirnya aku tersadar Bahwa Dia adalah jalan keluar dari masalah yang ku punya  Dia tidak pernah putus asa untuk menerima taubat seorang hamba Dialah tempat bersandar, di saat hati dan pikiran mulai memudar  Dia pengampun segala dosa, hingga tak bosan menerima taubat dari hamba-Nya  Dia tak pernah lelah, meski hambanya terkadang menyerah  Dia tak pernah putus asa, meski hambanya terkadang putus asa dengan rahmat-Nya  Dia memiliki ampunan yang tak terbatas, meski hambanya terkadang merasa tak pantas  untuk kembali mengharap ridlo dan ampunan-Nya  Di ujung jalan, aku akan kembali  Sebuah Ikhtiar seorang hamba yang tak ingin mengulang kesalahannya, lagi dan lagi  Di ujung jalan adalah saksi, bahwa seburuk-bu...

Jejak Langkah Menuju Katora lake: Antara Cinta, Perjuangan, dan Pengorbanan

Gambar
     Menjelajahi indahnya alam yang Allah ciptakan adalah salah satu hobiku sejak dulu. Karena aku lahir di kampung halaman yang menurutku cukup memiliki pemandangan indah; dekat dengan pegunungan, laut, dan pematang sawah yang membentang. Ini menandakan bahwa nikmat Allah begitu luas, mungkin yang baru bisa aku nikmati hanya secuil keindahan. Saat merantau mengenyam ilmu di negeri seribu cahaya, Pakistan, aku manfaatkan moment liburan kuliah untuk menjelajah alam di negeri ini. Keindahan alam yang kata banyak orang mirip dengan keindahan alam di benua eropa, khususnya dari sisi wisata pegunungan yang ada di negeri Bhaijan ini. Pada hari Senin (21/9) lalu, aku bersama 5 orang teman seperjuangan (Fahmi, Isal, Try, Rizki dan Ridhan) memutuskan untuk berangkat menuju tempat wisata yang sebelumnya sudah kita canangkan. Berawal dari obrolan ringan di sela-sela momen latihan Badminton di lapangan kampus, akhirnya membuahkan hasil untuk menjelajah alam di daerah utara Pakista...