Sembilan Purnama di Negeri Seribu Cahaya
Time flies so fast , ternyata sudah sembilan purnama berada di tanah perantauan. Sepertinya baru kemarin saya berangkat dari kampung halaman dengan diantar kedua orang tua di Stasiun Jember menuju Jakarta. Bukan hal yang mudah, melepas mereka di stasiun jember saat itu karena notobene anak semata wayang macam saya ini. Tapi karena sudah mendapat restu dari mereka untuk melanjutkan studi di negeri Ali Jinnah, saya putuskan untuk segera berangkat. Saat kereta yang saya tumpangi menuju jakarta sudah beranjak, satu pesan yang saya ingat dari Kyai Hasan “Nilai Akademik itu penting, tapi itu tidak cukup, imbangi dengan terjun ke organisasi, karaktermu akan terbentuk disitu”. Cukup terngiang di pikiran saya sampai saat ini, karena bukan hanya tutur kata dari kyai namun juga do’a. Selain itu, Beliau juga menuturkan “Jangan lupa untuk memperbanyak baca di perpustakaan, jangan hanya diam tanpa target”. Pesan yang terakhir menyiratkan bahwa sebagai seorang akademisi tidak boleh lepas dari memba...